Loader

Artikel

Berbagi Berkah Ramadan, SMK Muhammadiyah Sampit Salurkan 38 Paket Sembako

SAMPIT — SMK Muhammadiyah Sampit menggelar kegiatan Berbagi Berkah Ramadan pada Jumat (27/2/2026) sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus apresiasi kepada masyarakat sekitar sekolah. Sebanyak 38 paket sembako dibagikan kepada para tetangga yang selama ini turut berperan menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sekolah.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian program Ramadan 1447 Hijriah tersebut diawali dengan shalat duha berjamaah, tadarus, dilanjutkan dengan refleksi dan penguatan ibadah Ramadan di halaman sekolah yang dipimpin langsung oleh Waka Kesiswaan. Setelah itu, para siswa melakukan persiapan pembagian paket sembako sebelum turun langsung ke lingkungan sekitar sekolah.

Kepala SMK Muhammadiyah Sampit, Drs. Tahlirudin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa terima kasih sekolah kepada masyarakat. “Lingkungan sekitar memiliki peran penting dalam mendukung proses pendidikan. Kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat silaturahmi dengan warga yang selama ini turut menjaga suasana kondusif di sekitar sekolah,” ujarnya.

Menurut Tahlirudin, pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kepekaan sosial siswa. Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk menanamkan nilai empati, kepedulian, dan semangat berbagi kepada peserta didik.

Sebanyak 38 paket sembako yang disalurkan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan lainnya. Pembagian dilakukan secara langsung dengan mendatangi rumah warga di sekitar sekolah. Interaksi hangat antara siswa dan warga pun mewarnai kegiatan tersebut.

Melalui Berbagi Berkah Ramadan, SMK Muhammadiyah Sampit menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar. Sekolah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang dengan jangkauan yang lebih luas, sehingga nilai kebersamaan dan kepedulian sosial semakin mengakar dalam kehidupan bermasyarakat.

Sejumlah siswa mengaku mendapatkan pengalaman berharga melalui kegiatan itu. Mereka merasakan kebahagiaan tersendiri saat dapat berbagi dengan masyarakat. “Saya merasa senang dan bangga bisa terlibat langsung. Rasanya bahagia melihat warga menerima bantuan dengan penuh syukur,” ujar salah satu siswa kelas X.

Siswa lainnya menambahkan bahwa kegiatan tersebut memberinya pelajaran tentang arti kebersamaan. “Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang berbagi. Kegiatan ini membuat saya lebih bersyukur,” katanya.

Warga yang menerima bantuan pun menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka berharap hubungan harmonis antara sekolah dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik.

 

Reporter: Humas