
SMK MUHAMAMDIYAH SAMPIT — Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan kembali ditunjukkan keluarga besar SMK Muhammadiyah Sampit. Pada Aad (8/3/2026), sekolah tersebut menggelar kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat dengan menyalurkan sebanyak 500 paket makanan berbuka puasa di dua lokasi berbeda di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
Kegiatan ini melibatkan kolaborasi berbagai unsur sekolah, mulai dari orang tua siswa, peserta didik, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), hingga para guru. Pembagian takjil dimulai pukul 16.00 WIB setelah sebelumnya dilakukan proses pengepakan paket sejak pukul 14.00 WIB di lingkungan SMK Muhammadiyah Sampit.
Dua titik yang menjadi lokasi pembagian takjil adalah kawasan Gedung Muhammadiyah Sampit di Jalan R.A. Kartini dan area Stadion 29 November di Jalan Tjilik Riwut. Kedua lokasi tersebut dipilih karena merupakan kawasan yang cukup ramai dilalui masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.
Kepala SMK Muhammadiyah Sampit bersama Ketua Komite sekolah turut turun langsung membagikan takjil kepada masyarakat di lokasi kedua, yakni di kawasan Stadion 29 November. Kehadiran pimpinan sekolah ini menjadi bentuk dukungan sekaligus penyemangat bagi para siswa dan relawan yang terlibat dalam kegiatan sosial tersebut.

Ketua panitia kegiatan, Rusmiyanti, yang juga menjabat sebagai Ketua Komite SMK Muhammadiyah Sampit, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan berbagi tersebut. Menurut dia, kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan berbuka, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai kepedulian sosial kepada para siswa.
“Kalau mengenai perasaan, Alhamdulillah kami merasa bahagia karena sekolah SMK Muhammadiyah bisa ikut berpartisipasi dalam membagikan takjil kepada masyarakat. Mudah-mudahan ke depannya kegiatan ini bisa semakin baik, bertambah besar, dan berjalan lebih lancar lagi,” ujar Rusmiyanti.
Menariknya, dalam kegiatan ini peran orang tua siswa dibuat cukup dominan. Mereka terlibat langsung dalam pengelolaan dana serta proses pemesanan kue dan makanan yang dijadikan paket takjil. Pola ini sengaja diterapkan untuk memperkuat kolaborasi antara sekolah dan wali murid dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Sementara itu, para siswa dan anggota IPM berperan aktif dalam proses pengepakan paket hingga pembagian di lapangan. Suasana kebersamaan tampak terasa sejak proses persiapan hingga kegiatan pembagian berlangsung.
Selain membagikan makanan berbuka puasa, panitia juga menyelipkan brosur Sosialisasi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMK Muhammadiyah Sampit dalam setiap paket takjil. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengenalan sekolah kepada masyarakat luas sekaligus menginformasikan kesempatan bagi calon siswa yang ingin melanjutkan pendidikan di SMK Muhammadiyah Sampit.
reporter: Humas