
SAMPIT — Semangat kompetisi seni dan sastra kembali terasa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui pelaksanaan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat kabupaten yang digelar selama tiga hari, Senin hingga Rabu, 27–29 April 2026. Kegiatan ini dipusatkan di SMA Negeri 3 Sampit sebagai tuan rumah, dengan waktu pelaksanaan mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.
FLS3N menjadi ajang tahunan yang dinantikan para pelajar untuk menampilkan kreativitas, bakat, dan prestasi di bidang seni, sastra, serta budaya. Tahun ini, panitia membuka 16 cabang lomba yang mencakup berbagai bidang ekspresi seni, mulai dari kriya, cipta puisi, desain poster, film pendek, fotografi, kreativitas musik tradisional, menyanyi solo putra dan putri, monolog, baca puisi, cipta lagu, instrumen solo gitar, jurnalistik, komik digital, menulis cerpen, hingga tari kreasi.
Ketua panitia pelaksana, Candra Junawanti, S.Pd, menyampaikan bahwa FLS3N tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga wahana pembinaan karakter, kreativitas, dan kepercayaan diri siswa.
“Melalui festival ini, siswa diberi ruang untuk menunjukkan potensi terbaiknya. Kami berharap setiap peserta dapat menjadikan ajang ini sebagai pengalaman berharga, bukan hanya mengejar juara, tetapi juga proses belajar dan pengembangan diri,” ujarnya di sela-sela persiapan acara.
SMK Muhammadiyah Sampit turut ambil bagian dalam ajang bergengsi tersebut dengan mengirimkan enam delegasi terbaiknya untuk berlaga pada enam cabang lomba. Para peserta dipilih melalui proses pembinaan dan latihan intensif yang dilakukan selama beberapa pekan terakhir.
Untuk cabang baca puisi, sekolah mengutus M. Hadi Qomarul Basith dari kelas X Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), yang didampingi oleh Dewi Nur Arianti, S.Pd. Pada cabang desain poster, Indra Sriwijaya dari kelas XI Desain Komunikasi Visual (DKV) dipercaya menjadi wakil sekolah dengan pendamping Utfa Yunianto, S.Pd.
Sementara itu, cabang film pendek diwakili oleh tim dari kelas X DKV yang terdiri atas Husin Lyan Hakim, Jauza Fauzia Farhah, dan Labib Arya Saputra, dengan pendamping M. Latifnoor. Guru yang sama juga mendampingi Muhammad Abdillah dari kelas X DKV yang berlaga pada cabang fotografi.
Pada cabang monolog, Fika Pintiana dari kelas XI DKV tampil dengan pendamping Nurul Muslihatun, S.Pd. Sedangkan cabang komik digital diikuti oleh Cahaya Retorika Religius dari kelas XI DKV.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Muhammadiyah Sampit, Selamat Rama Dani, S.Pd, mengatakan seluruh peserta telah menjalani latihan secara terstruktur dan terus dipantau agar siap menghadapi perlombaan.
“Kami ingin siswa tampil maksimal, bukan hanya membawa nama sekolah, tetapi juga menunjukkan bahwa SMK memiliki potensi besar di bidang seni dan sastra. Proses latihan kami kawal secara serius agar mereka percaya diri saat tampil,” katanya.
Ia menambahkan, keikutsertaan dalam FLS3N juga menjadi bagian dari pembinaan karakter siswa agar memiliki daya saing, kreativitas, dan keberanian tampil di ruang publik.
Untuk jadwal perlombaan, cabang desain poster, film pendek, fotografi, dan monolog dilaksanakan pada Senin, 27 April 2026. Sementara cabang baca puisi dan komik digital akan berlangsung pada Selasa, 28 April 2026. Pengumuman pemenang sekaligus penutupan kegiatan dijadwalkan pada Rabu, 29 April 2026.
Peserta yang berhasil meraih juara di tingkat kabupaten akan melanjutkan perjuangan ke FLS3N tingkat Provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Juli hingga 6 September 2026. Selanjutnya, pemenang terbaik akan berlaga di tingkat nasional pada 6 hingga 12 Oktober 2026.
Reporter: humas