Loader

Artikel

SMK Muhammadiyah Sampit Lepas 71 Lulusan dengan Prosesi Penuh Haru dan Kebanggaan

SAMPIT — Suasana haru bercampur kebanggaan memenuhi Gedung Serbaguna di Jalan HM. Arsyad, Sampit, pada Rabu (6/5/2026). SMK Muhammadiyah Sampit secara resmi melepas 71 siswa Kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026 dalam sebuah prosesi pelepasan yang sarat makna dan penuh kenangan.

Ke-71 lulusan tersebut berasal dari tiga program keahlian, yakni Manajemen Perkantoran (MP) sebanyak 37 siswa, Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) 26 siswa, serta Layanan Perbankan Syariah (LPS) 8 siswa. Acara yang berlangsung pukul 08.00 hingga 11.00 WIB itu dihadiri oleh berbagai tamu undangan, mulai dari ketua komite, perwakilan kepala sekolah SMP, SMA, dan SMK se-Sampit, hingga sejumlah mitra industri seperti DISNAKERTRANS, Bank Muamalat, Bank Syariah Indonesia, PT Telkom, Politeknik Sampit, dan beberapa lembaga lainnya.

Rangkaian acara dibuka dengan atraksi Tarung Kuntau yang memukau dari dua siswa kelas X, Dony dan Yoka Perdana, disusul penampilan tari tradisional. Pembawa acara, Welpha dan Fika Pintiana dari kelas XI, memandu jalannya prosesi dengan penuh percaya diri.

Dalam sambutannya, Prapti Budi Astuti, S.H., Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur, mendorong para lulusan untuk tidak ragu melangkah lebih jauh. "Aplikasikan semua bekal yang telah diberikan guru selama di SMK, baik ilmu pengetahuan maupun keterampilan. Jangan takut untuk jadi CEO atau pengusaha karena SMK memang dirancang untuk BMW — Bekerja, Melanjutkan, Wirausaha. Tunjukkan versi terbaikmu saat kalian bertemu kembali dengan guru-gurumu," tegasnya.

Momen paling mengharukan hadir saat prosesi sungkeman, di mana seluruh siswa kelas XII diminta mendatangi kedua orang tua mereka dan duduk bersimpuh sebagai simbol penyerahan kembali amanah pendidikan kepada keluarga. Bagi siswa yang orang tuanya berhalangan hadir, guru-guru dengan tulus mendampingi sebagai pengganti, menegaskan kuatnya ikatan emosional antara pendidik dan anak didik di sekolah ini.

Tak kalah menyentuh, para lulusan memberikan kejutan istimewa bagi seluruh guru dan karyawan. Mereka menjemput satu per satu tenaga pendidik ke atas panggung sembari menyerahkan sekuntum mawar merah — sebuah ungkapan terima kasih yang sederhana namun sarat perasaan.

Apresiasi turut diberikan kepada tiga siswa berprestasi: Selvina Cipto Ningsih dari TKJ, Shafa Nur Aini dari MP, dan Nur Azkia Febriyanti dari LPS. Acara juga dimeriahkan oleh penampilan tari tunggal, paduan suara, medley ekstrakurikuler, hingga pemutaran video catatan akhir sekolah yang memancing haru di sudut-sudut ruangan.

Kesan mendalam dirasakan oleh para orang tua yang hadir. "Sangat bahagia bisa menikmati suguhan acara yang semuanya berkesan. Kami melihat tidak ada jarak antara guru dan siswa, dan cara guru memperlakukan siswa sangat saya apresiasi," tutur salah seorang wali murid. Senada dengan itu, orang tua lain menambahkan, "Setiap momen mengundang haru."

Ketua panitia M. Latifnoor menyampaikan bahwa seluruh elemen acara mulai dari dokumentasi oleh siswa DKV hingga tata suara dan slide oleh siswa TKJ di bawah koordinasi Rio Hidayat, sengaja dikerjakan secara mandiri oleh siswa sebagai wujud nyata kompetensi yang telah mereka miliki.

Pelepasan ini bukan sekadar perpisahan, melainkan gerbang awal sebuah perjalanan. Tujuh puluh satu pemuda Sampit kini melangkah keluar membawa bekal ilmu, keterampilan, dan kenangan yang akan menemani mereka seumur hidup.

 

Reporter: Humas