
SAMPIT — SMK Muhammadiyah Sampit menorehkan prestasi yang cukup membanggakan dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat kabupaten yang digelar di SMA Negeri 3 Sampit, Rabu (29/4/2026). Dalam kompetisi yang diikuti puluhan peserta dari berbagai sekolah tersebut, SMK Muhammadiyah Sampit berhasil meraih juara di beberapa cabang lomba seni.
Kegiatan yang berlangsung sejak Senin hingga Rabu (27-29 April 2026) itu ditutup secara resmi oleh Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK, Ahmad Arifin. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi semangat para peserta serta kerja keras para guru pendamping dalam membina bakat seni siswa.
“FLS3N bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga ruang ekspresi dan penguatan karakter bagi siswa. Kami berharap ke depan kualitas karya yang ditampilkan semakin meningkat,” ujarnya.
Dalam ajang tersebut, SMK Muhammadiyah Sampit mengirimkan perwakilan pada enam cabang lomba yang dipertandingkan. Dari keikutsertaan tersebut, dua cabang berhasil menyumbangkan prestasi yang cukup membanggakan.
Pada cabang lomba monolog, siswi atas nama Fika Pintiana berhasil meraih Juara 2 dari total 25 peserta yang berkompetisi. Penampilan Fika dinilai mampu menghadirkan penghayatan karakter yang kuat serta ekspresi yang menyentuh, sehingga menarik perhatian dewan juri. Keberhasilan ini tidak lepas dari bimbingan intensif guru pendamping, Ibu Nurul Muslihatun, S.Pd.
Sementara itu, pada cabang lomba film pendek, tim SMK Muhammadiyah Sampit yang terdiri dari Labib Arya Saputra, Husin Lyan Hakim, dan Jauza Fauzia Farhah berhasil meraih Juara Harapan 1 dari 20 peserta. Karya film yang mereka tampilkan dinilai memiliki pesan yang kuat serta kreativitas visual yang menarik. Proses produksi film tersebut didampingi oleh guru pembina, M. Latifnoor.

Kepala SMK Muhammadiyah Sampit, Drs. Tahlirudin, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian para siswa. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, serta komitmen seluruh pihak di sekolah dalam mengembangkan potensi peserta didik.
“Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pembinaan di bidang seni dan budaya. Kami percaya bahwa siswa memiliki potensi besar yang perlu terus diasah,” ujarnya.
Selain itu, ia juga berharap ke depan lebih banyak cabang lomba yang dapat dimenangkan oleh siswa SMK Muhammadiyah Sampit, sehingga mampu mengharumkan nama sekolah di tingkat yang lebih tinggi.
Ajang FLS3N tahun ini juga menghasilkan keputusan penting, yakni penunjukan SMK sebagai tuan rumah pelaksanaan FLS3N pada tahun berikutnya. Hal ini diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi sekolah kejuruan untuk menunjukkan potensi dan kreativitas siswanya.
Reporter: Humas