Loader

Artikel

Geliat Classmeeting SMK Muhammadiyah Sampit: Saat Wali Murid Turun Gunung Jadi Juri Fashion Show hingga Market Day

SMK MUHAMMADIYAH SAMPIT – Nuansa ceria sekaligus kompetitif menyelimuti halaman SMK Muhammadiyah Sampit sepanjang pekan ini. Mengisi jeda setelah ujian semester, Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMK Muhammadiyah Sampit menggelar classmeeting yang berlangsung meriah sejak Senin (22/6) hingga Kamis (25/6).

Menariknya, meski tajuknya adalah kompetisi antar-kelas, nilai spiritual tetap menjadi fondasi utama. Saban hari, sebelum peluit perlombaan ditiup pada pukul 07.30 WIB, seluruh siswa diwajibkan melaksanakan salat dhuha berjamaah. Agenda wajib ini menjadi pembuka hari yang teduh sebelum tensi ketat kompetisi dimulai hingga pukul 11.00 WIB.

Kemeriahan langsung memuncak di dua hari pertama. Lapangan sekolah riuh oleh sorak-sorai pendukung lomba futsal, sementara di sudut lain, konsentrasi tinggi tampak pada adu strategi lomba catur dan keseruan cerdas cermat ala "Ranking 1". Tak kalah seru, permainan tradisional "Kepiting Air" sukses mengocok perut penonton pada Selasa (23/6).

Namun, atmosfer berbeda tersaji pada Rabu (24/6). Hari ketiga ini menjadi panggung kreativitas sekaligus ajang unjuk gigi yang paling dinanti melalui Market Day, Vokal Solo, dan Fashion Show. Istimewanya, pihak sekolah dan panitia sepakat menghadirkan tim juri yang tidak biasa, yakni perwakilan dari orang tua siswa sendiri.

Langkah ini diambil untuk membangun sinergi yang lebih erat antara sekolah dan keluarga. Untuk lomba Fashion Show, penilaian dimotori oleh Ketua Komite SMK, Ibu Rusmiyanti, didampingi Ibu Yenny Herlina dan Ibu Diah Try Murti. Sementara itu, merdu suara peserta Vokal Solo dinilai oleh trio juri Ibu Yenny Herlina, Ibu Diah Try Murti, dan Ibu Suci Astuti. Di sektor kewirausahaan, lapak-lapak kreatif Market Day dinilai langsung oleh Ibu Hidayahtul Khairiyah, Ibu Yuni, dan Ibu Yuliana.

Keterlibatan aktif ini disambut hangat oleh para wali murid. Mereka mengaku bangga dan antusias bisa melihat langsung potensi anak-anak dari dekat. "Sangat senang bisa dilibatkan. Ini pengalaman baru bagi saya, jujur sempat tegang tetapi seru sekali karena baru pertama kali menjadi juri di acara sekolah anak sendiri," ungkap salah satu orang tua wali murid sembari tersenyum.

Kemeriahan classmeeting ini ditutup pada Kamis (25/6) dengan babak final futsal yang menegangkan, disusul dengan lomba bernuansa literasi berupa review buku dan baca puisi. Melalui kegiatan ini, PR IPM SMK Muhammadiyah Sampit tidak hanya berhasil menyegarkan pikiran para siswa, tetapi juga sukses mempererat tali silaturahmi antara pihak sekolah, siswa, dan orang tua dalam satu harmoni yang positif.

 

Reporter: Humas