Loader

Artikel

SMK Muhammadiyah Sampit Buka SPMB 2026–2027, Siapkan Lulusan Berdaya Saing Industri

SAMPIT — SMK Muhammadiyah Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026–2027. Mengusung tagline SMK Industri, sekolah ini menegaskan komitmennya menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga terampil, berkarakter, dan siap memasuki dunia kerja maupun wirausaha.

Kepala sekolah menegaskan bahwa SPMB tahun ini dirancang untuk menjawab kebutuhan riil dunia usaha dan dunia industri (DUDI). “Kami menguatkan kurikulum berbasis industri, pembelajaran berbasis proyek, serta keterlibatan guru tamu dari kalangan praktisi. Siswa juga mengikuti Praktik Kerja Lapangan Industri dan kunjungan industri agar terbiasa dengan kultur kerja profesional,” ujarnya.

SMK Muhammadiyah Sampit membuka empat konsentrasi keahlian, yakni Layanan Perbankan Syariah (LPS), Desain Komunikasi Visual (DKV), Manajemen Perkantoran (MP), serta Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Keempatnya dikembangkan dengan pendekatan industry project based learning dan kelas industri, sehingga siswa sejak awal dibiasakan menyelesaikan persoalan nyata yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

Di sisi pembentukan karakter, sekolah ini juga menguatkan pembiasaan ISMUBA—meliputi tadarus, salat berjamaah, salat duha, dan doa bersama sebelum pulang—sebagai fondasi integritas dan etos kerja. Budaya kerja industri, pengembangan diri, serta pembinaan prestasi akademik dan nonakademik menjadi bagian dari ekosistem pendidikan yang dibangun.

Alur pendaftaran SPMB dilakukan secara sederhana dan berkelanjutan sepanjang tahun. Calon peserta didik mengisi formulir, melakukan konfirmasi melalui grup WhatsApp SPMB, melengkapi berkas secara luring, mengikuti wawancara sesuai konsentrasi keahlian, lalu melakukan daftar ulang hingga ditetapkan sebagai siswa baru. Sekolah menerapkan layanan “1 hari tuntas” untuk memudahkan orang tua dan calon siswa.

Adapun berkas yang harus disiapkan meliputi fotokopi ijazah dan SKHU SMP yang dilegalisir, rapor kelas IX, surat keterangan berkelakuan baik, pas foto, akta kelahiran, kartu keluarga, serta KIP bila ada. Berkas dimasukkan dalam map sesuai warna jurusan.

Biaya daftar ulang ditetapkan Rp 2.660.000 untuk siswa laki-laki dan Rp 2.850.000 untuk siswa perempuan. Khusus lulusan sekolah Muhammadiyah atau anak pengurus Muhammadiyah/Ortom diberikan potongan Rp 500.000.

Rangkaian kegiatan penting juga telah dijadwalkan, mulai dari pelayanan penerimaan murid baru sepanjang Januari–Juli 2026, wawancara dan daftar ulang pada 7–10 Juli, hingga persiapan dan pelaksanaan MPLS pada 13–17 Juli 2026.

Informasi pendaftaran dapat diakses melalui laman https://s.id/spmbsmkmuhsampit atau menghubungi 0857-0538-4404 (Ibu Riska Purwaningsih). Dengan visi “mewujudkan generasi yang ceria, santun, dan berprestasi”, SMK Muhammadiyah Sampit optimistis melahirkan lulusan berdaya saing global berlandaskan iman dan integritas.

 

Humas