
SAMPIT — Kepedulian terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti Kabupaten Kotawaringin Timur kembali ditunjukkan keluarga besar SMK Muhammadiyah Sampit. Selasa (22/9/2026) pukul 10.00 WIB, sekolah tersebut menyerahkan bantuan logistik kepada tim Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Lazismu Kabupaten Kotawaringin Timur untuk disalurkan kepada petugas dan relawan yang bertugas di lapangan.
Bantuan merupakan hasil penggalangan dana dari guru, siswa, dan orang tua siswa SMK Muhammadiyah Sampit. Total donasi yang terkumpul mencapai Rp1.334.000 dan seluruhnya dibelanjakan menjadi kebutuhan logistik bagi relawan karhutla.
Adapun bantuan yang diserahkan meliputi 10 kaleng Oxycan, dua dus air mineral, satu dus Floridina, satu dus roti, satu dus Susu Beruang, dan dua dus minuman UC 1000. Seluruh logistik tersebut diterima langsung oleh perwakilan MDMC dan Lazismu Kotawaringin Timur untuk segera didistribusikan ke posko penanganan karhutla.
Humas SMK Muhammadiyah Sampit Ratih Plara Ningrum mengatakan, aksi kemanusiaan ini lahir dari rasa empati seluruh keluarga besar sekolah terhadap para relawan yang setiap hari berjibaku memadamkan api dan menghadapi kabut asap.
“Semua logistik yang disalurkan merupakan hasil sumbangan dari keluarga besar SMK Muhammadiyah Sampit, mulai dari guru, siswa, hingga orang tua siswa. Kami berharap bantuan ini bisa menambah semangat para relawan yang bertugas di lapangan,” ujarnya.
Ratih menambahkan, sekolah ingin menanamkan nilai kepedulian sosial kepada peserta didik melalui aksi nyata. Menurutnya, membantu sesama tidak selalu harus dalam jumlah besar, tetapi dimulai dari gotong royong dan keikhlasan.
Karhutla di Kotawaringin Timur sepanjang Juli hingga September 2026 telah menyebabkan kabut asap pekat di berbagai wilayah, termasuk Kota Sampit. Kondisi tersebut memengaruhi aktivitas masyarakat, proses belajar mengajar, hingga kesehatan warga akibat menurunnya kualitas udara.
Di tengah situasi itu, relawan MDMC dan Lazismu bersama berbagai unsur, termasuk BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, serta komunitas relawan lainnya, terus bergerak membantu penanganan bencana. Selain pemadaman titik api, mereka juga menyalurkan bantuan air bersih, masker, oksigen, dan logistik kepada masyarakat terdampak.
Penyerahan bantuan dari SMK Muhammadiyah Sampit menjadi bagian dari rangkaian gerakan kemanusiaan Muhammadiyah di Kotawaringin Timur selama masa darurat karhutla. Sebelumnya, Lazismu dan MDMC juga menyalurkan air bersih, air minum kemasan, serta berbagai kebutuhan bagi warga dan petugas di wilayah terdampak.